Rabu, 27 Januari 2016

Qolbun Salim(hati yg selamat)

Subhanalloh Wasytaghfirulloh wala haulaa walaquwwata ilabillah
Yaa muqollibal qulub stabbit qulubana alaa dinik

Wahai sang pembolak balik hati tetapkan lah hati kami dalam agammu

Semoga kita termasuk orang orang yg qolbun saliim karna orang yg akan berjumpa dengan alloh adalah bukan orang yg banyak ilmunya, Bukan orang yg banyak ibadahnya banyak amalnya
Tp orang yg akan berjumpa dengan alloh azza wajalla serta meraih surganya alloh adalah orang yg qolbun saliim

Yauma laa yanfau malun wala banuun illa man atalloha BIQOLBIN SALIM

Asy syuaro 29

Banyak ilmu tp membuat dia sombong ujub takabur dengan ilmunya maka ilmunya akan menjadi bumerang kelak di yaumul hisab

Banyak amal, riya iri hasad dengki maka amalnya tidak menyelamatkan dari azab alloh

ketahuilah bahwa dalam jasad itu ada sekerat darah, yang apabila ia baik maka baik pula seluruh jasadnya. Dan apabila ia rusak, maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa sekerat darah tersebut adalah hati. (HR. Bukhari Muslim)

Hati Inilah yg akan mendominasi ilmu dan amal seseorang.
Manfaat dan tidaknya ilmu, Baik buruknya amal,"itu tergantung baik buruknya hati orang itu

Ada sebuah riwayat suatu ketika rosululloh
berkumpul dengan para Shahabatnya, Dia pun berucap,
Sebentar lagi kalian akan melihat seorang pemuda ahli surga.
Tak lama kemudian, datanglah seorang pemuda yang sederhana.
Pakaiannya sederhana, penampilannya sederhana, wajahnya masih basah dengan air wudhu.
Di tangan kirinya menenteng sandalnya yang sederhana pula.

Di kesempatan lain rosululloh berucap hal yg sama
Dan pemuda sederhana itu datang lagi, dengan kondisi yang masih tetap sama, sederhana.
Para Shahabat yang berkumpul pun terheran-heran, siapa dengan pemuda sederhana itu?


Bahkan sampai ketiga kalinya Rasululloh mengatakan hal yang serupa.
Bahwa pemuda sederhana itu adalah seorang ahli surga

Setelah itu Rosululloh bangkit dari tempat duduknya rupanya sahabat Abdulloh bin Amr bin Ash penasaran lalu iapun mengikuti pria tersebut, lalu ia berkata kepada pria tersebut, Aku sedang punya masalah dengan orang tuaku, aku berjanji tidak akan pulang ke rumah selama tiga hari. Jika engkau mengijinkan, maka aku akan menginap di rumahmu untuk memenuhi sumpahku itu. '

Dia menjawab, 'Silahkan!'

Anas berkata bahwa Amr bin Ash setelah menginap tiga hari tiga malam di rumah pria tersebut tidak pernah mendapatinya sedang qiyamul lail, hanya saja tiap kali terjaga dari tidurnya ia membaca dzikir dan takbir hingga menjelang subuh. Kemudian mengambil air wudhu.

Bahkan dalam riwayat yg lain tidak terlihat shaum tidak pula sholat sunnah duha bacaannyapun tidak fasih pokonya ga ada yg istimewa lah

Kemudian kata amr bin ash ia mengatakan, 'Saya tidak mendengar ia berbicara, kecuali yang baik.'

Setelah menginap tiga malam, saat hampir saja Amr menganggap remeh amalnya, ia berkata, 'Wahai hamba Alloh, sesungguhnya aku tidak sedang bermasalah dengan orang tuaku, hanya saja aku mendengar Rosululloh selama tiga hari berturut-turut di dalam satu majelis beliau bersabda,' Akan lewat di hadapan kalian seorang pria penghuni Surga. ' Selesai beliau bersabda, ternyata yang muncul tiga kali berturut-turut adalah engkau.

Terang saja saya ingin menginap di rumahmu ini, untuk mengetahui praktek apa yang engkau lakukan, sehingga aku dapat mengikuti amalanmu. Sejujurnya aku tidak melihatmu mengerjakan amalan yang berpahala besar. Sebenarnya praktek apakah yang engkau kerjakan sehingga Rosululloh berkata demikian? '

Kemudian pria Anshar itu menjawab, 'Sebagaimana yg kamu lihat, aku tidak mengerjakan amalan apa-apa, hanya saja aku tidak pernah memiliki rasa iri kepada sesama muslim atau hasad terhadap kenikmatan yang diberikan Alloh kepadanya.'

Abdulloh bin Amr berkata, 'Rupanya itulah yg menyebabkan kamu mencapai derajat itu, sebuah praktek yang kami tidak mampu melakukannya

Mudh mudahan bermanfaat dan membuat sebuah pelajran serta perobahan bagi kita Aamiin yaa robbal aalamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar